gadis ayu sila bersimpuh
dimuka serambi merenung jauh
terguris hati bilakan sembuh
sebak bertangis airnya keruh
serambi jati lapangnya luas
hamparan cantik tikar mengkuang
rindu berkasih belumnya puas
dilanda badai datang menghalang
jauh ditenung kaki langit
sawah terbentang padi menguning
jiwa hampa terasa perit
tak siapa tahu ribut berpusing
ditepi sawah pohon melambai
dihembus angin sepoi bahasa
jiwa yang resah dihempas badai
sakitnya kebas tidak rasa
terselak rambut gadis jelita
disentuh angin datang menyapa
kalau takdir cinta gelita
biar selama berparut tak mengapa
Friday, December 26, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment